Abstract
Tourism is one of the leading sectors in developing national and local economic growth, especially after the COVID-19 pandemic. As one of the Indonesian tourist destinations in the “10 Bali Baru” Program, Wakatobi Regency is expected to develop its tourism to support the economic growth. As part of Wakatobi, the Tomia people face social and economic dynamics when responding to tourism policies in this region. This study discusses the impact of tourism policies on the Tomia people. This research uses qualitative methods with data collection techniques through observation, literature study, and official websites. Using sustainable development theory, this study's findings demonstrate that tourism policies on Tomia Island, in addition to increasing state revenue, also support local economic development, such as job and business creation. Furthermore, tourism development can promote cultural and environmental preservation and food security. However, tourism management also creates inequality in economic distribution, lacks local community involvement, lacks support for women, creates social conflict, and threatens food security and local culture.
- social justice
- socio-economic conflict
- tomia community
- tourism policy
- wakatobi
Abstract
Pariwisata adalah salah satu sektor yang diandalkan dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah terutama setelah Pandemi COVID-19. Sebagai salah satu destinasi pariwisata dalam program “10 Bali Baru” pemerintah pusat, Kabupaten Wakatobi diharapkan dapat mengembangkan pariwisata demi mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan menciptakan keadilan sosial. Masyarakat Pulau Tomia yang merupakan bagian dari Masyarakat Wakatobi menghadapi dinamika sosial dan ekonomi sebagai respon atas berbagai kebijakan pengembangan pariwisata di kawasan ini. Penelitian ini mengkaji lebih dalam dampak kebijakan pariwisata terhadap kehidupan masyarakat Tomia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, studi pustaka dan pengumpulan informasi dari website resmi. Dengan menggunakan teori pembangunan berkelanjutan, temuan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa kebijakan pariwisata di Pulau Tomia selain meningkatkan penerimaan negara juga mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lokal seperti terciptanya lapangan kerja dan pembukaan bisnis. Selain itu, pengembangan pariwisata juga dapat mendorong pelestarian budaya dan lingkungan serta ketahanan pangan. Namun di sisi lain, pengelolaan pariwisata melahirkan ketimpangan dalam distribusi ekonomi, kurangnya pelibatan masyarakat lokal, minimnya dukungan terhadap perempuan, terciptanya konflik sosial dan terancamnya ketahanan pangan serta budaya lokal.
- keadilan sosial
- kebijakan pariwisata
- konflik sosial-ekonomi
- masyarakat tomia
- wakatobi
Access the full text by clicking the button below.
Read Full Text
References
Adri, J. (2021). Tinjauan Keberhasilan Umkm Di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi, 8(1), 1-4.
Agustan, Rianse, U., Sukotjo, E., & Faslih, A. (2024). Exploration and implementation of a smart tourism destination with the 6As framework & TOPSIS (case study: Wakatobi, Indonesia). Scientific Review Engineering and Environmental Sciences (SREES), 33(4), 419–442. https://doi.org/10.22630/srees.9760
Al Dilwan, M., Astina, I. K., & Bachri, S. (2019). Pariwisata Wakatobi dalam Perspektif Produksi Ruang (Disertasi Program Doktor, Universitas Negeri Malang).
Ambarwati, A. (2019). Nusantara dalam Piringku. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Antaranews (22 Agustus 2025) Festival Wowine Wakatobi Angkat Ketangguhan Maritim. Diakses pada 10 September 2025, di https://sultra.antaranews.com/berita/517133/festival-wowine-wakatobi-angkat-ketangguhan-perempuan-maritim
Assajid, S., Khoiron, K., & Sekarsari, R. W. (2024). Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan Desa: Langkah Strategis Pemenuhan SDGs Desa. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 10(2), 170-180.
Bahar, A. (2023). Tourism sustainability is a big problem in the development of marine tourism in Indonesia. In Routledge Handbook of Trends and Issues in Tourism Sustainability, Planning and Development, Management, and Technology (pp. 103-110). New York: Routledge.
Basyar, M. R., & Hariyoko, Y. (2024). Evaluasi Kebijakan Pengembangan Ekowisata pada Daerah Pesisir di Desa Kulati Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik. 4(06), 29-42.
Basyar, M. R., & Hariyoko, Y. (2024). Evaluasi Kebijakan Pengembangan Ekowisata Pada Daerah Pesisir Di Desa Kulati Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi. 4(06), 29-42.
Berselli, C., Pereira, L. A., Limberger, P. F., & Pereira, T. (2021). Overtourism: Residents’ Perceived Impacts of Tourism Saturation. Tourism Analysis, 27(2), 161–172. https://doi.org/10.3727/108354221x16187814403074
Boar, A., Bastida, R., & Marimon, F. (2020). A systematic literature review. Relationships between the sharing economy, sustainability and sustainable development goals. Sustainability, 12(17), 6744.
Bonni, G. (2001). Community Participation in Marine Protected Area Management: Wakatobi National Park, Sulawesi, Indonesia. Coastal Management, 29(4), 295–316. https://doi.org/10.1080/089207501750475118
Badan Pusat Statistik Wakatobi (2024) Kabupaten Wakatobi dalam Angka 2024, Wakatobi: Badan Pusat Statistik Wakatobi
Badan Pusat Statistik Wakatobi (2025) Kabupaten Wakatobi dalam Angka 2025, Wakatobi: Badan Pusat Statistik Wakatobi
Capocchi, A., Vallone, C., Pierotti, M., & Amaduzzi, A. (2019). Overtourism: A Literature Review to Assess Implications and Future Perspectives. Sustainability, 11(12), 3303, 1-18. https://doi.org/10.3390/su11123303
Depari, E. T. (2024). Pembangunan Berkelanjutan: Integrasi Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. Circle Archive, 1(5): 1-13.
Desa-Kahianga (21 November, 2023) Intip Pesona Kearifan Lokal Desa Kahianga, Diakses pada 3 Juni 2025, dari https://desa-kahianga.com/intip-pesona-kearifan-lokal-desa-kahianga/
Hamzah, F., Hermawan, H., & Wigati, W. (2018). Evaluasi Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, 5(3), 195–202. https://doi.org/10.31294/par.v5i3.4434
Hasiati, S. (2024). Event Tourism Sebagai Marketing Public Relations Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi Dalam Pembentukan Citra Destinasi Wisata (Studi Kasus Event Tahunan Wakatobi Wave 2022). Disertasi Program Doktor Universitas Mercu Buana-Menteng.
Husna, U.I., Hadarat, A., Hayari, A.H., (2023) Sejarah Tari Kadandio Di Desa Timu Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi: 1960-2018, Sorume: Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 1(2), 126-136.
Ismail, F. F. P., Panjaitan, R. A., Marpaung, V. H., & Siswajanthy, F. (2025). Pengaruh Globalisasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Negara Berkembang: Analisis Dampak Investasi Asing Langsung (FDI), Ekspor, dan Perdagangan Bebas Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Negara-Negara Berkembang. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(1), 30-41.
Jadesta.Kemenpar (n.d.) Bamboo Teko Set, Diakses pada 26 Agustus 2025, di https://jadesta.kemenpar.go.id/paket/bamboo_teko_set
Jadesta.Kemenpar (n.d.) Desa Wisata Kahianga (Dewi Kahyangan), Diakses pada 26 Agustus 2025, di https://jadesta.kemenpar.go.id/desa/kahianga_dewi_kahyangan
Jadesta.Kemenpar (n.d.) Desa Wisata Kollo Soha, Diakses pada 26 Agustus 2025, di https://jadesta.kemenpar.go.id/desa/kollo_soha
Jadesta.Kemenpar (n.d.) Desa Wisata Kulati, Diakses pada 26 Agustus 2025, di https://jadesta.kemenpar.go.id/desa/kulati
Kementerian PUPR (1 Januari, 2024) Kementerian PUPR Lanjutkan Penataan KSPN Wakatobi, 4 Destinasi Siap Sambut Wisatawan Libur Tahun Baru, Diakses pada 3 Juni 2025, dari https://pu.go.id/berita/kementerian-pupr-lanjutkan-penataan-kspn-wakatobi-4-destinasi-siap-sambut-wisatawan-libur-tahun-baru
Khan, A. M., Musthofa, I., Aminuddin, I., Handayani, F., Kuswara, R. N., Wulandari, A., ... & Novianti, E. (2020). Wisata Kelautan Berkelanjutan di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara: Sebuah Studi Tentang Persepsi Masyarakat Kawasan Pesisir. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 11(2), 155-163.
Kodir, A., Ahmad, R., & Pratama, N. H. (2020). The dynamics access on tourism governance in wakatobi national park. Geojournal of Tourism and Geosites, 32 (4), 1376–1383.
Kurnianingtyas, A. P., & Pratama, K. (2024). Dampak Pariwisata Terhadap Kondisi Sosial, Ekonomi dan Lingkungan (Studi Kasus di Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang). EDUTOURISM Journal of Tourism Research, 5(02), 355–370. https://doi.org/10.53050/ejtr.v5i02.705
La Dia, W. O. I. W., Dewi, H. K., Wahyudi, H. D., & Sulton, A. A. A. M. (2021, May). Inovasi Branding Destinasi Wisata Alam Kabupaten Wakatobi Selama Pandemi Covid-19. In Prosiding University Research Colloquium (pp. 509-516).
La Ola, T., Wianti, N. I., & Tadjuddah, M. (2020). Bridging dan bonding social capital: analisis relasi sosial masyarakat pulau-pulau kecil di Taman Nasional Wakatobi. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(01), 30-46.
Lestari, A. W., & Firdausi, F. (2017). Peran pemerintah Kota Batu dalam implementasi kebijakan pembangunan pariwisata berdasarkan paradigma pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development). Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 30(3), 260-265.
Manuhutu, F., & Rediyasa, I. W. (2024). Dampak Sosial-Ekonomi Pariwisata Terhadap Komunitas Adat Di Pulau Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(3), 1393-1403.
Marwan & Isnaeni, N. (2022). Bringing Environmental State Back In: Menakar Sentralitas Peran Pemerintah dalam Kemitraan Multipihak untuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Pasca Covid-19 (Studi Kasus Wakatobi). Intermestic: Journal of International Studies, 7(1), 123-153.
Marwan (2014) Studi Ekonomi Politik: Pengelolaan Pariwisata Di Kabupaten Wakatobi, Skripsi Universitas Hasanuddin
Marwan (2022) Kemitraan Multi-Pihak Dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan: Studi Kasus Wakatobi (2015-2021), Tesis Magister Universitas Indonesia
Mensah, J. (2019). Sustainable development: Meaning, history, principles, pillars, and implications for human action: Literature review. Cogent Social Sciences, 5(1). 1-21. https://doi.org/10.1080/23311886.2019.1653531
Mikhno, I., Koval, V., Shvets, G., Garmatiuk, O., & Tamošiūnienė, R. (2021). Green economy in sustainable development and improvement of resource efficiency. Journal: Central European Business Review, 10(1), 99-113
Nasrun, N., Normayasari, N., Harudin, H., Ikhsan, N., Isman, K., Sahari, S., ... & Husain, S. A. (2025). Strategi Pengembangan Ekowisata Bahari Pulau Tolandono Kabupaten Wakatobi. Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH), 7(1), 43-53.
Nur, M., Barqi, S., Budihard, A. M., & Paluala, K. (2025). Analysis of the Real Economic Sector in Increasing the Human Development Index in Wakatobi Regency. Arus International: Interdisciplinary Journal of Education, Humanities, Law, and Social Entrepreneurship, 1(1), 24-33.
Nurhayati, N., Apriyanto, A., Ahsan, J., & Hidayah, N. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Pardede, F. R. E. P., & Suryawan, I. B. (2016). Strategi pengelolaan kabupaten samosir sebagai daya tarik wisata alam di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Destinasi Pariwisata, 4(1), 1-11.
Pattaray, A. (2021). Wisata Petualangan Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Daya Tarik Desa Wisata Di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(10), 2247-2254.
Puspita, T. N. (2024). Studi Penerapan Branding “Kampung Teduh” Terhadap Daya Tarik Objek Wisata Pantai Lakota, Desa Waha, Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi. Disertasi Program Doktor Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Rauf, D. I. (2024). Dampak Investasi Asing Langsung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis Dan Ekonomi, 2(1), 107-116.
Rimadevi, G., Mindarti, L. I., & Hanafi, I. (2022). Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Pembangunan Berkelanjutan di Pantai Ngliyep Kabupaten Malang (Studi pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 8(2), 184-192.
Rosana, M. (2018). Kebijakan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan di Indonesia. Jurnal Kelola: Jurnal Ilmu Sosial, 1(1).
Roslan, S., & Sarpin, L. O. H (2018) Pro Kontra Masyarakat Tentang Rencana Pemberlakuan Badan Otorita Pariwisata (BOP) di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Neo Societal 3(1): 308-314
Sahari, S., Ferlin, A., Alsita, I., Runtu, K. G. A., Mansyur, L. O., Isman, K., ... & Admadja, A. K. (2024). Kajian co-management berbasis multi pihak dalam pelestarian kawasan lindung laut warisan Masyarakat Adat Tomia “Pasi Tondu” Kecamatan Tomia, Wakatobi Sulawesi Tenggara. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 9(2), 159-174.
Salam, A., Putra, I.N.D., Sudibyo, Taum, Y.Y., Yoesoef, M., Wiyatmi, Widyastuti, T., Ismawati, E., Suantoko, & Wibowo, P.A.W. (2021) Sastra Rempah• VOLUME 1. Sleman: PT Kanisius.
Sani, M. Y. (2016). Orang Tomia: Komunitas Maritim Dan Kepariwisataan Di Wakatobi. Walasuji: Jurnal Sejarah dan Budaya, 7(1), 51-62.
Satria, A. (2020). Dinamika Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia: Studi Kasus Wakatobi. Jurnal Ekonomi Pariwisata, 15(1), 42-58.
Setyanto, Y., & Winduwati, S. (2017). Diseminasi Informasi Terkait Pariwisata Berwawasan Lingkungan dan Budaya Guna Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan (Studi pada Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat). Jurnal Komunikasi, 9(2), 164-175.
Shvets, I. Y. (2020). Multiplier effects of the development of socially responsible tourism. EurAsian Journal of BioSciences, 14(2), 3753-3758.
Situmeang, I. V. O. (2020). Strategi Komunikasi Pariwisata: Menciptakan Seminyak Menjadi Top of Mind Tujuan Wisata Di Bali. Scriptura, 10(1), 43-52.
Sri Widari, D. A. D. (2022). Interaksi dan Dampak Sosial Budaya dalam Pengembangan Pariwisata. Jurnal Sosiologi USK 16(1), 42–55. https://doi.org/10.24815/jsu.v16i1.25608
Suaib, E., & Syifatu, W. (2016). Desentralisasi dan Oligarki Predator di Wakatobi: Peran Oligarki dan Elit Penentu dalam Pembangunan Perdesaan. Journal of Political Research, 13(2), 167-191.
Sutrisno, E. (2021). Strategi Pemulihan ekonomi pasca pandemi melalui sektor UMKM dan pariwisata. Jurnal Lemhannas RI, 9(1), 167-185.
Suwatno, D. (2023). Ratifikasi Terhadap Traktat Persetujuan Paris (Paris Agreement) Sebagai Wujud Implementasi Komitmen Indonesia Dalam Upaya Mitigasi Dan Adaptasi Perubahan Iklim. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(2), 328–340. https://doi.org/10.23887/jpku.v10i2.47076
Syarifuddin, D. (2020). Nilai Budaya Tanam Padi sebagai Daya Tarik Wisata. Media Wisata, 18(2), 263-274.
Tarani, S. P., & Rosnani, R. (2025). Implementasi Ekowisata PT. Wakatobi Dive Resort dalam Upaya Konservasi Maritim di Pulau Tomia Kabupaten Wakatobi. Journal of International and Local Studies, 9(1), 39-45.
Tarifu, L. (2022). Promosi Pariwisata Internasional Wakatobi: Suatu Strategi Pemerintah Daerah. NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(1), 155-165.
Telisik (28 April 2021) Puncak Kahianga Jadi Tempat Ngabuburit Favorit Masyarakat Tomia, Diakses pada 26 Agustus 2025, di https://telisik.id/news/puncak-kahianga-jadi-tempat-ngabuburit-favorit-masyarakat-tomia
UNWTO (2020). Tourism and the SDGs: The Case of Bali, Indonesia. World Tourism Organization.
UNWTO (n.d.) Sustainable Development. Diakses pada 4 Juni 2025, dari https://www.unwto.org/sustainable-development
Wakatobi.com (n.d.) The People Behind The Wakatobi Experience, diakses pada 6 September 2025, di https://www.wakatobi.com/about-us/people/
Waluya, B., Malihah, E., Ruhimat, M., & Wiyanarti, E. (2021). Kajian Nilai-Nilai Saba Budaya Baduy sebagai Modal Sosial untuk Menjaga Lingkungan dari Ancaman Kerusakan Akibat Pariwisata. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 11(2), 191-200.
Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198-211.
Wirawan, R., & Karno, E. (2023). Analisis Pendapatan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Masyarakat Di Kawasan Objek Wisata:(Studi Kasus Wisata Puncak Kahianga Kecamatan Tomia Timur). Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi, 8(2), 251-260.
Wirayuda, A. W. (2020). Kota dan jejak aktivitas peradaban. Surabaya: Airlangga University Press.
Yanti, E. R., Wiratma, H. D., & Subandi, Y. (2024). Upaya Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi Dalam Meningkatkan Pariwisata Melalui Event Nasional Dan Internasional Di Kabupaten Wakatobi Tahun 2018-2022. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 5432-5442.