Abstract
This study analyzes the legal basis for UNICEF’s presence and activities in Indonesia, focusing on its role in facilitating and advocating for the supervision of child guardianship at the Aceh Baitul Mal in accordance with Qanun Baitul Mal Number 3 of 2021 and Minister of Social Affairs Regulation Number 7 of 2024. It employs a normative juridical method, using library-based legal research to collect and analyze secondary legal materials and interviews with experts. UNICEF Aceh plays a significant role in strengthening the child guardianship system in Aceh through capacity building, regulatory enhancement, and community-based legal protection. Indonesia ratified the Convention on the Rights of the Child through Presidential Decree Number 36 of 1990. Through a Memorandum of Understanding, UNICEF has extended its contributions to the Special Province of Aceh, which applies Syariah and Baitul Mal, the institution for managing and supervising the inheritance of orphans. The presence of UNICEF is driven by existing legal gaps and ongoing challenges in fully realizing children’s rights, particularly those of orphaned children. This role is carried out through strategic partnerships with Aceh Baitul Mal and the Indonesian Center for Aceh Islamic and Sharia Studies (ICAIOS), focusing on supervising guardianship for orphaned children. The issue stems from a regulatory vacuum surrounding guardianship supervision after the Sharia Court determines guardianship. Initiated in 2023, the collaboration led to the drafting of procedures for guardianship supervision as mandated by Aceh Qanun Number 10 of 2018, which have been pilot-tested at various levels to support more effective regulatory frameworks.
- UNICEF
- Baitul Mal
- Child Guardianship
- Aceh
Access the full text by clicking the button below.
Read Full Text
References
Abubakar, A. (2019). Problematika penegakan qanun jinayat di Aceh. Sahifah.
Abubakar, A. (2020). Pelaksanaan syariat Islam di Aceh sebagai otonomi khusus yang asimetris. Dinas Syariat Islam Aceh.
Asbar, F. A. (n.d.). Upaya UNICEF dalam pemenuhan hak anak korban tsunami di Aceh tahun 2004–2010 [Skripsi].
Assim, U. M. (2014). Islamic kafalah as an alternative care option for children deprived of a family environment. African Human Rights Law Journal, 14(2), 322–345.
Bahter, K. T. (2020). Peranan UNICEF dalam aspek hukum internasional terhadap perlindungan atas hak-hak anak. Lex et Societatis, 8(2), 70.
Baitul Mal Aceh. (2025). Pengawasan perwalian menurut Qanun 10 Tahun 2018. https://baitulmal.acehprov.go.id/berita/kategori/artikel/pengawasan-perwalian-menurut-qanun-10-tahun-2018
Caharamayang, A. L. (2017). Kontribusi UNICEF terhadap upaya menegakkan perlindungan anak di Indonesia [Skripsi, Universitas Pasundan].
Children's Rights Wales. (n.d.). United Nations Convention on the Rights of the Child. https://childrensrightswales.org.uk/history-of-children-rights.aspx
Convention on the Rights of the Child, November 20, 1989, 1577 U.N.T.S. 3.
Cornelesz, A. T. P. (2018). Kedudukan organisasi internasional sebagai wadah kerja sama antar negara menurut kajian hukum internasional. Jurnal, 6(6).
Delta, R. (2023). Qanun dalam sistem hukum Indonesia. Eureka Media Aksara.
Devy, S. (2018). Sistem perwalian di Aceh: Pergumulan antara hukum Islam, hukum positif, dan praktek masyarakat. Sahifah.
Dewi, M. N. K. (2019). Pengantar hukum internasional. CV. Tohar Media.
Dinas Kesehatan Pemerintah Aceh. (2023). Pemerintah harap UNICEF bantu tingkatkan kualitas hidup anak Aceh. https://dinkes.acehprov.go.id/detailpost/pemerintah-harap-unicef-bantu-tingkatkan-kualitas-hidup-anak-aceh
Fadilah, A., Bima, M. R., & Jasmaniar. (2025). Protecting the unprotected: A legal analysis of guardianship for underage orphans. Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia.
Fitri, A. N., dkk. (n.d.). Perlindungan hak-hak anak dalam upaya peningkatan kesejahteraan anak. Jurnal, 2(1).
Fitriani, R. (2016). Peranan penyelenggara perlindungan anak dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Jurnal, 11(2).
Forum Anak. (2023). Konvensi hak anak: Perlindungan hak dan kepentingan anak-anak di seluruh dunia. https://forumanak.id/production/public/artikelView/no54d08z3y
ICAIOS. (2011). Pelatihan peneliti & penelitian: Pembangunan ekonomi dan perdamaian di Aceh. https://acehresearch.org/index.php/component/content/article?id=51:pelatihan-peneliti-dan-penelitian&catid=1:latest-news
Inspektorat Kabupaten Ciamis. (2023). Hari UNICEF 2023. https://inspektorat.ciamiskab.go.id/berita/hari-unicef-2023
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Burgerlijk Wetboek].
Marpaung, L. T. R. (2020). Peran United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) terhadap pemulihan kondisi pendidikan di Sulawesi Tengah Indonesia pasca gempa bumi [Skripsi, Universitas Sumatera Utara].
Nurusshobah, S. F. (2019). Konvensi hak anak dan implementasinya di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial, 1(2), 120.
Pemerintah Aceh. (2021). Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal.
Pungkas, D., dkk. (2024). Analisis yuridis implementasi prinsip-prinsip hak anak dalam sistem peradilan anak yang ada di Indonesia. Jurnal Bevinding, 1(11), 70.
Republik Indonesia. (1974). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Republik Indonesia. (1990). Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child (Konvensi tentang Hak-Hak Anak).
Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan International Covenant on Civil and Political Rights (Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik).
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2019 tentang Syarat dan Tata Cara Penunjukan Wali.
Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 tentang Syarat dan Tata Cara Penunjukan Wali.
Rosadi, O. (2021). Pengaturan anak di Indonesia: Hak anak, perlindungan anak, dan sistem peradilan pidana anak. Visigraf.
Roza, D. (2018). Peran pemerintah daerah di dalam melindungi hak anak di Indonesia. Jurnal, 47(1).
Sari, N., dkk. (2023). Baitul Mal Aceh dalam perspektif konsep welfare state. 6(2).
Sholihah, H. (2018). Perbandingan hak-hak anak menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan hukum Islam. Jurnal, 1(2).
Syamsidik, Rahman, A., dkk. (2019). Aceh pasca lima belas tahun tsunami: Kilas balik dan proses pemulihan. TDMRC Universitas Syiah Kuala.
Syofyan, A. (2022). Hukum internasional. Pusat Kajian Konstitusi dan Perundang-undangan Universitas Lampung.
Tempo. (2022). Hari memilukan bencana tsunami Aceh 26 Desember 2004. https://www.tempo.co/politik/hari-memilukan-bencana-tsunami-aceh-26-desember-2004-dalam-waktu-6-menit-habis-semua-235920
Tirto.id. (2023). Sejarah tsunami Aceh 2004: Penyebab dan dampaknya. https://tirto.id/sejarah-tsunami-aceh-2004-penyebab-dan-dampaknya-gBig
Tribun Pontianak. (2014). UNICEF bangun 345 sekolah yang tahan gempa di Aceh. https://pontianak.tribunnews.com/2014/12/26/unicef-bangun-345-sekolah-yang-tahan-gempa-di-aceh
UNICEF. (2007). Implementation handbook for the Convention on the Rights of the Child. UNICEF Regional Office for Europe.
UNICEF. (n.d.). Pertanyaan umum. https://www.unicef.org/indonesia/id/pertanyaan-umum
Widagdo, S. (2019). Hukum internasional dalam dinamika hubungan internasional. UB Press.