Menyusuri Jalan Menyimpang Remaja di Desa: Analisis Sosiologis atas Patologi Sosial Remaja di Desa Malangke

Authors

  • Dian Puspita Sari Mahasiswa Pascasarjana Sosiologi, Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • M. Tahir Kasnawi Departemen Sosiologi, Universitas Hasanuddin, Indonesia.
  • Muh. Iqbal Latief Departemen Sosiologi, Universitas Hasanuddin, Indonesia.
  • Muhammad Ashabul Kahfi Departemen Sosiologi Agama, Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Saifur Rahman Departemen Sosiologi Agama, Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38026/jhsj.v6i1.40

Keywords:

patologi sosial, kelompok remaja, penyimpangan remaja, kenakalan remaja

Abstract

Patologi sosial melibatkan remaja seringkali dikaitkan dengan budaya urban yang dinamis dengan kerentanan pengaruh nilai dari luar masyarakat sehingga system control sosial melemah. Namun dalam kenyataanya, penyimpangan sosial remaja di wilayah rural juga rentan terjadi sehingga masyarakat pedesaan yang diyakini memiliki system control sosial yang kuat ternyata tergerus oleh kemajuan teknologi informasi. Namun penyimpangan sosial remaja di wilayah pedesaan masih kurang di Indonesia. Untuk itu penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab perilaku menyimpang pada kelompok remaja di Desa Malangke, Kabupaten Luwu Utara,Sulawesi Selatan,Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan dan wawancara langsung. Informan dalam penelitian ini adalah remaja yang melakukan penyimpangan, orang tua dan masyarakat di Desa Malangke. Penelitian ini mengidentifikasi lima faktor utama yang menjadi penyebab remaja melakukan penyimpangan. yaitu pengaruh teman sebaya, rendahnya pendidikan, oknum kepolisian yang tidak menegakkan hukum dan rentan terhadap sogokan, faktor ekonomi dan faktor lingkungan keluarga. Penelitian ini juga mengeksplorasi pendapat warga untuk menanggulangi perilaku yang menyimpang pada kelompok remaja, yaitu memberikan efek jera, melakukan rehabilitasi bagi pecandu narkoba, meningkatkan kontrol keluarga dan masyarakat, serta kontrol sosial pada aparat desa setempat dan penguatan komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum dengan lebih akuntabel.

Downloads

Published

2024-02-01