PARIWISATA RESIDENSIAL: PERKEMBANGAN PARIWISATA DI DELHA ROTE

  • Fitri Ciptosari Universitas Kristen Satya Wacana
  • Titi Susilowati Prabawa Fakultas Interdisiplin UKSW Salatiga
  • Bele Antonius Fakultas Interdisiplin UKSW Salatiga
Keywords: Pariwisata Residensial, Villa Peribadi, Delha, Rote

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi perkembangan pariwisata internasional di daerah kurang berkembang dan melihat hubungannya dengan pembangunan daerah di Delha, Rote. Kritik terhadap pariwisata internasional menjadi landasan teori dalam mengkaji dampak positif dan negatif dari hadirnya pembangunan pariwisata di tengah kehidupan masyarakat lokal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menganalisa hasil wawancara yang dilakukan kepada 16 informan terdiri dari 6 informan kunci dan 10 informan pendukung. Informan kunci diantaranya adalah petani rumput laut dan wisatawan residensial. Petani rumput laut memiliki keistimewaan dalam penelitian ini karena sebagai pengguna pantai yang livelihood nya banyak bersinggungan langsung dengan pariwisata residensial. Selain itu, suara petani rumput laut mewakili kelompok marjinal yang suaranya jarang didengar oleh pemangku kepentingan pariwisata dan para pembuat kebijakan. Sementara itu, komposisi informan yang terdiri dari informan lokal dan asing ditujukan untuk mendapatkan perspektif yang seimbang tentang hubungan keduanya. Penelitian dilakukan selama 4 bulan dari Juli hingga Oktober 2017. Temuan menunjukkan bahwa hadirnya pariwisata residensial di Delha dengan pembangunan villa - villa  pribadi telah berkontribusi positif mentransformasi wilayah Delha melalui transfer knowledge,  membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan baru. Namun demikian, penelitian ini juga mempertimbangkan konsekuensi negatif dari perkembangan pariwisata residensial yang  semakin ekspansif seperti berkurangnya kepemilikan lahan oleh masyarakat lokal dan ancaman terhadap mata pencaharian lokal. Hal ini membuktikan bahwa segala bentuk privatisasi dan penggunaan lahan secara masif justru akan mengancam keberlanjutan masyarakat lokal di masa mendatang. Pembangunan semestinya membuka seluruh akses ekonomi bagi masyarakat luas tanpa ada diskriminasi, ini adalah dasar bagi demokrasi ekonomi yang melandasi pembangunan ekonomi secara inklusif dan adil bagi semua pihak.

Published
2020-02-23
Section
Research Articles